PT. NBS Tutup Pabrik Secara Sepihak, Nasib Buruh Kini Memprihatinkan

BEKASI, MediaGaruda.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja (SP) Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melalui Ketuanya Ansori menyatakan kecewa, atas kesewenang-wenangan pihak management PT. NBS sebuah perusahaan yang memproduksi komponen spare part motor, Dan alat-alat listrik yang berlokasi di Jalan Narogong Raya Km-12,5 Kelurahan Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi.

Karena menutup perusahaan secara mendadak dan sepihak, tanpa memikirkan hak-hak sebanyak 64 orang pekerjanya yang berstatus kayawan tetap, yang sudah bekerja di perusahaan ini selama bertahun-tahun.

Menurut Ansori Sejak tanggal 10 November 2017 Management PT.NBS menutup pabrik secara mendadak dan sepihak.

“Mereka secara tiba-tiba membuat surat keputusan berhenti produksi karena PO dan custemer tidak ada,”kata Ansori, Senin (16/10).

Sedangkan hak-hak 64 orang pekerja, dengan status karyawan tetap. Sejak Januari 2017, sampai saat ini uang kenaikan UMR 2017-nya belum pernah dirapel alias belum dibayar.

Bukan hanya itu, upah pekerja anggota PPMI PT.NBS sejak bulan Mei 2017, sampai bulan September 2017 belum dibayar secara penuh.

“Bahkan potongan BPJS Ketenagakerjaan, seperti jaminan hari tua (JHT) selama sekitar dua tahun, yang sudah dipotong dari upah buruh, diduga juga belum disetorkan, kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan ” Lanjut  Ansori.

Akibatnya pada saat ini, sebanyak 64 orang buruh PT.NBS yang juga anggota SP PPMI Basis NBS tersebut, mengalami berbagai kesulitan hidup.Seperti membiaya hidup sehari-hari keluarganya dan membiayai sekolah anak-anaknya.

Menurut Ansori, kasus PT.NBS sudah dilaporkam kepada pihak Disnaker Kota Bekasi dan pihak terkait.

“Sampai hari ini belum ada tanggapan dan tak satupun pejabat Disnaker Kota Bekasi datang ke PT.NBS. Padahal kawan-kawan kami buruh PT.NBS ini, kan pernah upahnya dipotong pajak dan pajaknya disetorkan kepada negara.

“Karena itu, kami mohon pihak Disnaker Kota Bekasi dan instansi terkait turun tangan, dan menekan pihak PT.Nusantara Buana Sakti agar segera membayar hak-hak buruh anggota kami, yang hari ini kondisinya sangat memprihatinkan,”Ungkap Ansori.

Dari pantauan MediaGaruda.co.id, pada Senin (16/10) pagi, sebagian dari ke 64 buruh PT.NBS, sedang berjaga aset-aset pabrik milik PT. NBS didalam perusahaan ini.

Untuk mengisi perutnya, para buruh PT.NBS itu, ada yang memasak mie instan dengan peralatan seadanya.

Dan sampai berita ini diturunkan, MediaGaruda.co.id belum bisa meminta tanggapan dari pihak Management PT.NBS, dan pihak Disnaker Kota Bekasi. (MG/06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Budaya Hormati Guru Mulai Luntur, ‘Ayo Hormati Guru’ Akan Jadi Gerakan Nasional
  2. Kang Emil pada Fenomena Bulan Sabit, Berharap Lailatul Qadar  
  3. Kadin Jabar Tak Mau Kompromi dengan Pengusaha Perusak Lingkungan
  4. Polres Metro Jakarta Utara Amankan 15 Orang terkait Dugaan Penjarahan Minimarket
  5. Barelang Bridge Marathon International 2016 Jadi Gerbang Wisata Baru Batam
<