Menteri Perhubungan Resmikan KRL Jalur Kota Bekasi Menuju Cikarang

BEKASI, MediaGaruda.co.id – Pada Sabtu (7/10) pukul 14.35wib jalur kereta api listrik (KRL) dari Kota Bekasi menuju Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung, dan Stasiun Cikarang diresmukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Pada peresmian itu hadir Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia Mr.Kozo Honsei, Plt Dirjen Perhubungan Darat Ny. Umiyatun Tri Astuti dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Selanjutnya mereka bersama-sama ikut meresmikan dengan penekanan tombol sirene dan penanda tanganann prasasti.

Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan KA sebagai transportasi massal akan memberikan keuntungan, bagi warga yang tinggal Cikarang, untuk mereka menuju Jakarta.Jika sebelum ada sistem doeble-doeble track (DDT) jumlah penumpang KRL hanya 1 juta orang dan jika rel DDT ini selesai dibangun akan dapat meningkat menjadu 1,5 orang penumpang setiap harinya.

Kita dapat membangun fasilitas ini dapat pinjaman dari Pemerintah Jepang sejak tahun 2012 lalu.
“Dengan peresmian ini, kami berharap dapat meningkatkan pelayanan yang signifikan.

“San semoga Stasiun KA Bekasi Timur dan KA KRL jalur Kota Bekasi menuju Cikarang ini, bisa dimanfaakan, dan melalui media saya juga berharap, marilah kita rawat semua fasilitas ini,”kata Budi Karya Sumadi.

Dia juga menjelaskan bahwa proyek kereta api (KA) itu dilakukan untuk merespon meningkatnya masalah lalu lintas di wilayah JABODETABEK.Disamping itu proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas KA dan efesiensi operasi KRL lintas Bekasi (Stasiun Manggarai -Stasiun Cikarang). Serta secara tidak langsung dapat mendorong pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan di wilayah ini.

Wakil Duta Besar Jepang, Kozo Honsei yang turut hadir dalam sambutannya, menambahkan bahwa, jalur KRL Bekasi ini memegang peranan penting dalam rangka pengembangan KA Jakarta – Surabaya. Yang telah dikonfirmasi untuk direalisasikan sebagai proyek kerjasama Indonesia-Jepang.

“Sesuai hasil pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Abe Shinzo pada awal tahun 2017 ini,’ kata Wakil Duta Besar Jepang Kozo Honsei, dalam sambutannya

Frederik Pongtuluran, Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Pengembangan DDT, Satuan Kerja Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten ikut menambahkan, bahwa dengan selesainya proyek ini. Sekarang penumpang KA dapat menikmati layanan jalur kompuer sampai Stasiun Cikarang. Dengan pemasangan sistem sinyal baru pada jalur Stasiun Bekasi dan Stasiun Cikarang memungkinkan kereta dapat berangkat dengan jeda waktu hanya sekitar empat menit. Sehingga meningkatkan jumlah kereta dan kapasitas jalur. Proyek ini berhasil terlaksana dengan sukses atas kerja sama banyak pihak. Selama pelaksanaan proyek, kami menghadapi berbagai kesulitan dan masalah seperti halnya keterlambatan. Namun dalam dua tahun terakhir ini kami mengalami kemajuan yang cukup signifikan dimana akhirnya jalur ini dapat diselesaikan, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Dimasa depan kami mengarapkan kerja sama yang dapat berkelanjutan dengan Jepang, untuk mengembangkan jalur KA di Indonesia yang lebih maju,”kata Frederik Pongtuluran. (MG/06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Qatar Terima Daftar Tuntutan dari Negara Putuskan Hubungan Diplomatik
  2. Inilah Perpres Nomor 16/2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
  3. Bahan Peledak yang dibuat RPW untuk Diledakan di Objek Vital
  4. Arus Balik H+3, 32.523 Kendaraan Melintas Gerbang Tol Palimanan Menuju Jakarta
  5. Presiden Jokowi Hadiri Rapimnas I Partai Hanura di Bali
<