4 Poin Rekomendasi dari IJTI Terkait RUU Penyiaran

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengeluarkan empat poin penting yang harus diperhatikan dan dibahas dalam RUU Penyiaran.

Ketua Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana, mengatakan bahwa poin pertama yakni soal kebijakan penyiaran yang masih belum lengkap. Kedua menyoal kelembagaan, ketiga migrasi digital, dan partisipasi masyarakat.

“Masih belum jelas bagaimana pengaturan siaran internet. Bagaimana pembahasannya itu belum jelas di sini. Apakah ada UU khusus atau bagaimana,” paparnya dalam Forum Group Discussion di Dewan Pers, Rabu (9/08/2017).

Yudi juga mempertanyakan dasar pemikiran tentang lembaga atau migrasi digital.

“Pemerintah harus bisa lebih menjelaskan lagi soal ini, apakah sepenting itu untuk membuat sebuah lembaga. Dasar pemikirannya ini seperti apa, apakah betul yang sudah dilakukan pemerintah ini,” tambahnya.

Yadi juga menyayangkan tidak hadirnya anggota DPR dalam undangan diskusi tersebut.

“Kita sayangkan pembatalan mendadak dari pihak DPR dalam diskusi ini, sebetulnya ada banyak hal yang musti dipertanyakan dan dikritisi terkait RUU Penyiaran tersebut,” pungkasnya.(*)

 

 

okezone

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Soal Yerusalem, Presiden Jokowi Telepon Langsung Presiden Palestina
  2. Polda Metro Telah Terima Surat Pemberitahuan Aksi Bela Tauhid
  3. SP KEP SPSI Tuntut Buruh Freeport Dipekerjakan Kembali
  4. Siapakah Salman Ramadan Abedi, Pelaku Bom Manchester
  5. BTB Jabar Ajarkan Siswa Tangani Bencana
<