Krisis Palestina Israel, PBB Didesak Untuk Segera Bersidang

jAKARTA. MediaGaruda.Co.Id – Perseteruan Israel dan Palestina di Yerusalem semakin memburuk. Dewan Keamanan PBB diminta segera bersidang untuk mengatasi masalah tersebut.

Selain Indonesia, tiga negara lain juga mendesak Dewan Keamanan PBB segera bersidang. “Indonesia meminta kepada PBB, kepada Sekjen PBB, agar Dewan Keamanan PBB segera melakukan sidang untuk membahas krisis yang ada di komplek Masjid Al Aqsa,” kata Presiden Jokowi di Yogyakarta, Sabtu (22/7) kemarin.

Selanjutnya, Swedia, Prancis, dan Mesir, juga melontarkan permintaan serupa. “Pertemuan itu sangat penting untuk mencari cara bagaimana menurunkan ekskalasi di Yerusalem,” kata koordinator urusan politik Swedia, Carl Skau, seperti dikutip kantor berita AFP.

Situasi di Yerusalem memanas setelah pasukan keamanan Israel memasang detektor logam di area Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem. Pemasangan detektor ini sebagai respons atas penikaman terhadap dua polisi Israel yang bertugas di area tersebut.

Pembatasan juga dilakukan bagi yang hendak memasuki area Bait Suci, di mana masjid Al Aqsa ada di dalamnya. Akses hanya dibuka bagi pria berusia di atas 50 tahun dan perempuan semua umur. Presiden Palestina Mahmoud Abbas memerintahkan penarikan semua kontak resmi dengan Israel sampai negara itu memindahkan detektor logam dari area masjid Al Aqsa.

Pemasangan detektor logam itu membuat kekerasan meningkat. Tiga warga Palestina tewas ditembak dan akibat kekerasan lain. Kemudian disusul tewasnya tiga tentara Israel akibat ditikam saat makan malam, pada Jumat (21/7). Militer Israel pun mengirimkan pasukan tambahan ke Tepi Barat dan merangsek ke rumah tersangka penikaman di Desa Khobar.

“Saudara si pelaku ditangkap,” kata seorang juru bicara militer Israel, seperti dikutip Reuters. Tentara Israel kemudian membatasi gerak-gerik masyarakat di desa itu.

Di Yerusalem, polisi Israel berhadapan dengan pengunjuk rasa Palestina yang melempari mereka dengan batu dan botol. Polisi menggunakan granat kejut, gas air mata, dan meriam air untuk membubarkan mereka.

Kekerasan berlanjut di Tepi Barat. Seperti dilansir Kementerian Kesehatan Palestina, seorang Palestina tewas terkena api di Al-Azariya di utara Yerusalem. (*)

 

 

CNNIndonesia

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Bandung Gelar Musrenbang Anggaran Tahun 2018
  2. Pengolah Ikan Asin Keluhkan Garam Campur Tawas di Surabaya
  3. Polres Majalengka Berikan Pengobatan Gratis Kepada Warga Kurang Mampu
  4. Kemenko PMK Ajak Anak Muda Memposting Hal Positif, Buat Hal Yang Kreatif
  5. Teror Di London Bridge Dan Borough Market, Kemenlu Minta WNI Tetap Waspada
<