‘NU dehem saja pemerintah kalang kabut, kalau teriak bisa kacau’

SURABAYA, MediaGaruda.Co.Id – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin meminta para Nahdliyin tidak perlu ikut berteriak menyikapi kondisi negara saat ini. Sebab, dikhawatirkan justru akan menimbulkan kekacauan. Pernyataan ini disampaikan Ma’ruf Amin saat mendapat pertanyaan dari salah satu peserta seminar kebangsaan yang digelar PWNU Jawa Timur di Masjid Agung Sunan AmpelSurabaya, Kamis (11/5).

Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menuturkan, untuk merespon sejumlah persoalan, khususnya masalah kebangsaan dan kenegaraan, NU lebih memilih cara elegan dan penuh kesantunan.

“NU ‘dehem’ saja, pemerintah kalang kabut. Nah, kalau NU ikut-ikut berteriak dan terbakar, negara bisa kacau. Maka dari itu, NU tetap harus tenang, santun dalam menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan,” tegas Ma’ruf Amin.

Salah seorang peserta menanyakan sikap NU yang terkesan kurang merespon permasalahan kebangsaan akhir-akhir ini. Ada juga sejumlah fungsionaris NU yang akhirnya bergabung dengan aksi yang dilakukan ormas keagamaan tertentu.

Menjawab itu, Ma’ruf Amin hanya meminta agar kaum Nahdliyin tetap netral. “Orang NU tidak usah ke mana-mana, tetap saja di NU. NU itu besar. Pemerintah hingga saat ini tetap menghargai dan hormat kepada NU.(*)

 

Source  : Merdeka.com

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Sumbang Korban Gempa Aceh, Gubernur Aher: Jempol Dua Buat bank bjb
  2. GoJek dan Blue Bird luncurkan aplikasi Go-Bluebird
  3. Inovasi “TEMPOLA BETE” Bawa Peserta dari Pemprov Kaltara Terbaik
  4. Khaerul Umam Apresiasi Ridwan Kamil Terkait Program Insentif Guru Magrib Mengaji
  5. Ini Program Kerja 100 Hari Donald Trump
<