Presiden Jokowi Kunjungi Markas Komando Paspampres di Tanah Abang

MediaGaruda.Co.Id – Usai melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Rakhine State, Myanmar, khususnya komunitas Muslim, Rohingya, di Dermaga III Pelabuhan Tanjung Priok, dan menyaksikan pengecoran akhir atap atau topping off Wisma Atlet Asian Games XVIII, di Kemayoran, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungannya ke Markas Komando Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres), di Jalan Tanah Abang 2, Jakarta Pusat, Kamis (29/12) siang.

Presiden yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Markas Paspampres sekitar pukul 11:00 WIB, dan disambut dengan penyambutan militer oleh Prajurit Paspampres, kemudian dilanjutkan foto bersama.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga berkesempatan untuk melihat demonstrasi Pasukan Pengamanan Presiden. Demonstrasi yang dilakukan diantaranya penghadangan rangkaian VVIP (Presiden), teknik menghalau gangguan serangan terhadap VVIP, penyelamatan VVIP di gedung bertingkat, dan demo bela diri.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengemukakan sejak awal berdirinya Republik Indonesia, cikal bakal Paspampres sampai Paspampres saat ini telah dan sudah menjalankan tugasnya dalam menjaga para pelaksana amanat rakyat Indonesia, yaitu menjaga Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Lebih dari itu sekarang Paspampres juga bertugas menjaga  para Mantan Presiden dan Mantan Wakil Presiden, serta tamu negara setingkat Kepala Negara atau Pemerintahan beserta seluruh keluarganya, dan juga tugas protokoler kenegaraan, dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

“Saya ingin mengingatkan, karena tugas yang sangat penting yang diemban Paspampres, maka setiap anggota Paspampres harus terus menjaga nama baik,  menjaga nama baik Paspampres,” tutur Presiden.

Lebih lanjut Presiden meminta seluruh Prajurit Paspampres untuk selalu mengingat visi yang menyatakan prajurit Paspampres adalah prajurit yang setia, prajurit yang bertanggung jawab, prajurit yang disiplin, prajurit yang tangguh, prajurit yang solid, prajurit yang profesional, prajurit yang berwawasan kebangsaan.

Presiden Jokowi juga memberikan apresiasi atas kinerja Paspampres dengan menceritakan apa yang pernah dialami oleh Presiden Pertama Sukarno. “Saya ingin mengingatkan bahwa dalam kurun 71 tahun Indonesia merdeka, ada beberapa peristiwa  yang patut kita catat. Misalnya saat peristiwa Cikini yang hampir saja menimpa Presiden Pertama Bung Karno. Karena perlindungan yang sangat cepat, karena perlindungan yang sangat profesional, pada saat itu Presiden Sukarno bisa selamat dari ancaman pembunuhan,” ujarnya.

Terkait ancaman bom panci yang ditujukan kepada Paspampres, kepada Istana, Presiden merasa bersyukur bahwa sebelum itu terlaksana sudah ditangkap terlebih dahulu oleh Densus 88.

Presiden menginginkan agar Paspampres juga dapat mengimbangi perkembangan jaman, mengimbangi kebutuhan zaman, baik dari sisi teknologi, maupun metode pengamanan VVIP.

“Ingat bahwa di masa sekarang, rakyat ingin semakin tidak ada jarak dengan pimpinannya. Antara diri mereka dengan pelaksana amanat rakyat. Jadi, tetap setia, waspada. Kesetiaan, kewaspadaan itu sangat diperlukan, tapi juga jangan terlalu membatasi rakyat jika ingin berinteraksi,” tutur Presiden.

Selain kewaspadaan dan kesetiaan, lanjut Presiden, juga diperlukan kedekatan dengan rakyat. “Sekali lagi, bahwa zaman sudah berubah, harapan rakyat juga berubah, tantangan yang ada juga berubah. Jadi kita semuanya harus beradaptasi. Kita semuanya harus menyesuaikan,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Presiden memberikan apresiasi kesiapan prajurit Paspampres. “Tadi setelah saya lihat seluruh sarana dan prasarana, peralatan, tempat-tempat latihan. Saya kira kesiapannya sangat kelihatan sekali dalam demonstrasi yang tidak pernah saya bayangkan. Kelihatan sekali kesiapannya, profesionalismenya, sehingga sekali lagi saya mengucapkan terima kasih. Selamat bertugas,” pungkas Presiden.

Dalam kunjungan ke Markas Komando Paspampres, Presiden Jokowi selain didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono. (*)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Gubernur Aher Minta ASN Pemprov Jabar Tidak Tambah Cuti Lebaran
  2. Presiden Jokowi Minta Bupati/Walikota/DPRD Pangkas Semua Urusan Perizinan
  3. Pemerintah Sebut Belum Ada Perpanjangan Izin untuk Freeport
  4. Seorang Pria yang Diduga Kurir Sabu Ditangkap Security Bandara 
  5. Korban Banjir Garut Dapat Santunan Uang 900 ribu perjiwa dan Beras 100 Ton
<