PDAM Kota dan Kabupaten Bandung Akhirnya Sepakati Tarif SPAM

MediaGaruda.Co.Id – PDAM Tirtawening Kota Bandung dan Kabupaten Bandung akhirnya menyepakati Tarif Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Bandung Raya wilayah selatan. Sebelumnya, PDAM Kota Bandung berkeberatan atas SPAM yang diajukan.

“Awalnya PDAM Tirtawening Kota Bandung keberatan dengan besaran tarif Rp1.887/meter kubik, sementara PDAM Tirta Raharja (Kabupaten) Bandung Rp1.510/ meter kubik,” ujar Sekda Jabar Iwa Karniwa, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, Jumat (9/12).

Sekarang, lanjut Iwa, tarif air curah SPAM Bandung Raya selatan disepakati untuk Kabupaten Bandung Rp1.500/ meter kubik, dan Kota Bandung Rp1.725/meter kubik. Kesepakatan tersebut tinggal ditandatangani yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, Kabupaten Bandung hitungannya untuk kapasitas air curah sebesar 150 liter/detik dan Kota Bandung untuk kapasitas sebesar 200 liter/detik. Iwa mengaku lega karena dalam waktu cepat semua pihak menemukan kesepakatan, terlebih keberadaan air sangatlah vital.

Rencananya, operasionalisasi SPAM Regional Bandung Raya selatan ini, menurutnya akan dituangkan dalam dua naskah perjanjian kerjasama. Pertama, antara Pemprov Jabar dengan Kabupaten Bandung dan Kota Bandung. Kedua, Pemprov Jabar dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

“Dengan pusat merupakan pembaharuan perjanjian sebelumnya, dalam bentuk restarted cooperation agreement yang akan segea dilaksanakan dalam waktu dekat,” katanya.

Dalam kerjasama yang akan dijalin nanti, jelas dia, Pemprov Jabar yang diwakili PT Tirta Gemah Ripah akan melayani kebutuhan air minum untuk Kabupaten Bandung yang meliputi Margaasih, Margahayu, Katapang, Soreang dan Dayeuhkolot. Untuk Kota Bandung meliputi Bojongloa Kidul, Bandung Kidul, Bandung Kulon, Babakan Ciparay, Buah Batu, Rancasari, Gedebage, Cibiru dan Panyileukan.

Dijelaskan, kapasitas SPAM yang disepakati akan memiliki 700 liter/detik ini dibangun dalam dua tahap yakni sebesar 350 liter/detik dan tahap II 350 liter/detik. Rencananya alokasi dan distribusi air curah untuk Kabupaten Bandung tahap I 150 liter/detik, dan tahap II 200 liter/detik. 

“Kota Bandung tahap I 200 liter/detik, tahap II 150 liter/detik,” katanya.

Sebelumnya, PDAM Tirtawening khawatir merugi karena wilayah yang akan dilayani SPAM Bandung Raya berada di wilayah Moch. Toha Kota Bandung. Wilayah ini mayoritas merupakan masyarakat berpenghasilan rendah. 

“Hasil audit BPKP sudah ada, hanya perlu pembahasan lagi khususnya di Kota Bandung,” tutur Iwa.

Disebutkan, jika kerjasama ini mulus, maka pada awal 2017 air bersih sudah bisa dialirkan untuk 60.000 jiwa di Kabupaten Bandung dan 90.000 jiwa untuk Kota Bandung.

“Kita hanya fasilitasi saja agar ini cepat,” pungkas Iwa.

Laporan: Atep Kurniawan

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Pembangunan Bandung Intra Urban Tol Road, Tunggu MOU Pihak Terkait
  2. Kemenag Resmikan Program 100 Doktor Pendidikan Agama Buddha
  3. Gubernur Aher: Citarum Sedang Sakit
  4. Dampingi Mentan Andi, Wagub Demiz Panen Raya Padi Varietas Ciherang & Mekongga di Pameungpeuk
  5. Sokong Terus Pangaandaran, Aher Puji Kemjuan PAD
<