Pilkada 2017, Ratusan Ribu Warga Jabar Terancam Tak Bisa Memilih

0
450

MediaGaruda.Co.Id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jabar Yayat Hidayat mengatakan, syarat e-KTP bagi pemilih tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Sehingga, kata dia, mau tidak mau KPU harus melaksanakan aturan tersebut saat menggelar pilkada.

“KPU awalnya keberatan dengan syarat harus e-KTP ini. Tapi itu amanat undang-undang, ya harus kita laksanakan,” kata Yayat, Minggu (16/10).

Tahun 2017, ada tiga daerah yang akan menggelar Pilkada serentak, yaitu Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Bekasi. Warga Kabupaten Bekasi yang belum memiliki e-KTP mencapai 500 ribu orang, dan Kota Tasikmalaya tercata 11 ribu pemilih.

Dengan begitu, mereka terancam tidak bisa menyalurkan hak suaranya di Pilkada serentak 2017.

“Kalau di Kota Cimahi belum tahu,” katanya.

Dia pun mengaku sudah menginstruksikan KPU kabupaten/kota yang menggelar pilkada agar berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil di masing-masing tempat untuk memastikan setiap pemilih sudah merekam data e-KTP.

“Minimal ada surat keterangan dari disdukcapil,” katanya.

Tidak cukup di situ, Yayat pun meminta Pemerintah Provinsi Jabar turun tangan mengatasi hal tersebut agar saat hari-H pilkada nanti tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya.

Pemprov Jabar bisa mengingatkan setiap Disdukcapil di tiga daerah tersebut agar lebih serius dalam melayani rekam data kependudukan.

“Ini pekerjaan berat, tapi tidak ada pilihan lain,” pungkasnya.

Penulis: Abbdillah Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here