Wiranto Sampaikan 5 Frasa Selesaikan Dugaan Pelanggaran HAM Peristiwa 1965

MediaGaruda.Co.Id – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menyampaikan lima frasa penyelesaian dugaan kasus pelanggaran HAM berat pada peristiwa tahun 1965 melalui non yudisial.

Frasa yang disampaikan  Wiranto  selaku perwakilan Pemerintah yakni agar tidak ada lagi dendam korban maupun keluarga korban terkait peristiwa tersebut kepada pihak-pihak yang dianggap sebagai pelaku.

“Tidak lagi menyulut kebencian dan dendam,” ujar Wiranto saat menggelar jumpa pers di Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Sabtu(1/10/2016).

Wiranto juga mengatakan bahwa Pemerintah ingin tidak ada lagi nuansa saling menyalahkan terkait peristiwa tersebut.

Terkait sikap Pemerimtah yang tidak melanjutkan kasus ini ke meja hijau, menurut Wiranto hal tersebut telah dibenarkan oleh hukum.

“Keputusan Pemerintah dibenarkan oleh hukum dan dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan ekses negatif yang berkepanjangan,” kata Wiranto.

Wiranto juga mengatakan bahwa Pemerintah telah sungguh-sungguh untuk menyelesaikan kasus ini bersama dengan korban, ditandai dengan serangkaian kegiatan, mulai pembentukan tim bersama dari Kejaksaan Agung, TNI, Polri, Komnas HAM serta melibatkan masyarakat.

Dengan penyelesaian kasus tersebut, Pemerintah akan menjadikan peristiwa itu sebagai pembelajaran sehingga tidak lagi terulang di kemudian hari.

“Ajakan Pemerintah untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran bagi bangsa Indonesia agar di masa kini dan masa depan peristiwa semacam itu tidak terulang lagi,” kata Wiranto. (*)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Polisi Membenarkan Rachmawati beserta 7 Orang Lainnya Ditangkap
  2. Mengerikan! Iran Ancam Hancurkan Arab Saudi dan Hanya Sisakan Mekkah dan Madinah
  3. DPRD Ajak Pemkab Bekasi Perangi Kasus “Gizi Buruk”
  4. Kemenpora RI di Lebak Disela Gowes Pesona Nusantara Sempatkan Main Bola dengan Pelajar SD
  5. Syarat Pergantian Paspor Hanya E-KTP dan Paspor Lama
<