#Pemilu dan Pilkada

 Kopi pagi kita kali ini akan mengupas fenomena Pemilu Presiden, DPR RI maupun DPRD.

MediaGaruda.Co.Id– Jelang Pemilihan Umum Kepala daerah atau sering disebut Pilkada, seorang politikus maupun akademisi berlomba-lomba unjuk gigi dengan berpura-pura peduli terhadap masyarakat di daerah tersebut.

Tak jarang dari mereka, menghalalkan segala cara agar keinginan mereka tercapai. Nah dengan demikian, Bisa kita lihat bagaimana cara seseorang sebelum dan setelah duduk mencerminkan profesi yang gelutinya, percaya atau tidak?

Berikut ini beberapa profesi yang langsung bisa kita tebak hanya dengan melihat cara duduknya:

Sebelum duduk: berdoa, setelah duduk: ngaji pasti Ustadz

Sebelum duduk: bersihkan kursi, setelah duduk: bersihkan meja pasti Pembantu

Sebelum duduk: dikerjain, setelah duduk: dikerjain lagi pasti Pelawak

Sebelum duduk: Oh.. ! Setelah duduk: yes…! pasti Cabe-cabean

Sebelum duduk: Obral Janji. Setelah duduk: Lupa Janji pasti Politikus

 Dalam waktu sekian lama dunia politik menjadi stigma di masyarakat kita, bahkan sebagian orang begitu sangat alergi terhadap politik, seperti cerita di atas terinspirasi dari stigma yang diberikan masyarakat terhadap profesi sebagai politikus.

 Stigma demikian sudah sangat melekat pada profesi politikus, dan akan sangat berbahaya jika stigma tersebut terus terpelihara dalam benak masyarakat kita, semakin alergi masyarakat kita terhadap politik maka semakin jauh pula dunia politik dari kemurnian dan kemuliaannya

 Padahal sesungguhnya profesi sebagai politikus sangat mulia, di mana sebagian besar waktunya dicurahkan untuk tatanan hidup masyarakat yang ideal, tapi sayang kemuliaan berpolitik seringkali kalah oleh nafsu kekuasaan yang dimilikinya

 Cukup dulu sekian kopi pagi mang Uda hari ini, semoga menjadi energy positif buat pencinta Media Garuda dalam memulai aktifitas pagi ini…. Salam kopi pagi mang Uda…. Surupuuuttt bray…

 

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Suara Sri Mulyani Penentu Kepuasan Publik
  2. Binatang Politik
  3. Teladan Nasionalisme Bapak Pendiri Turki Kepada Rakyatnya Melekat Sangat Kuat
  4. Kenapa Presiden Jokowi Menerima para Tokoh GNPF MUI?
  5. Jumlah Ormas di Indonesia Capai 334.039
<