ANALISIS RETURN ON EQUITY TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. BEKASI ASRI PEMULA TBK

0
4

Ditulis Oleh : Suroyo (STIE Tribuana, Kota Bekasi)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Return on Equity (ROE) pada Harga Saham. Objek penelitian ini adalah PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk untuk periode 2014 – 2015. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang terdiri dari dua variabel, yaitu Return On Equity (ROE) sebagai variabel independen dan harga saham sebagai variabel dependen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, analisis korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji t. Hasil pengujian penelitian menunjukkan bahwa return on equity memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Hasil ini dapat dilihat pada analisis korelasi (r) sebesar 0,82 yang berarti bahwa hubungannya sangat kuat. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa return on equity memiliki pengaruh terhadap harga saham sebesar 67,24% dan 32,76% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Nilai konstanta dari persamaan regresi ini adalah positif. Hal ini menunjukan bahwa variabel dependent Y akan bertambah secara konstan jika variabel X bernilai nol.

Sedangkan nilai a sebesar 15,752.67 menunjukan bahwa apabila variabel X (Return On Equity) diabaikan maka harga saham akan bernilai a 15,752.67 dari b sebesar 653,812.04 menunjukan bahwa setiap peningkatan variabel Return On Equity (ROE) sebesar 1 satuan akan diikuti oleh kenaikan harga saham sebesar 2,40935758%. Sedangkan secara parsial t karena t hitung <t tabel yaitu 2,03 <4,30 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruhnya dikarenakan kondisi keuangan yang sedang fluktuatif.

Kata Kunci : Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Earning Per Share (EPS), dan Harga Saham.

 

PENDAHULUAN

Dalam melakukan investasi hendaknya seorang investor mengetahui terlebih dahulu kondisi keuangan perusahaan, karena semakin baik tingkat kinerja keuangan perusahaan maka akan besar juga return yang akan diterima oleh investor tersebut. Untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan harus ada alat ukur yang digunakan untuk mengukurnya kinerja dan harga saham dimasa yang akan datang. Sartono ( 2008 : 70 ) menyatakan bahwa Harga saham terbentuk melalui mekanisme permintaan dan penawaran di pasar modal. Apabila suatu saham mengalami kelebihan permintaan, maka harga saham cenderung naik. Sebaliknya, apabila kelebihan penawaran maka harga saham cenderung turun.

Alat ukur yang paling sering digunakan oleh investor dan perusahaan adalah analisis rasio keuangan, yakni analisis rasio dan rasio yang paling populer digunakan adalah rasio profitabilitas.
Dalam buku Irham Fahmi (2015: 137) yaitu Rasio return on equity (ROE) disebut juga dengan laba atas equity. Di beberapa referensi disebut juga dengan rasio total asset turnover atau perputaran total aset. Rasio Return On Equity (ROE) mengukur sampai sejauh mana tingkat laba yang dicapai perusahaan berdasarkan pada jumlah modal sendiri yang digunakan. Semakin tinggi tingkat ROE yang dicapai maka kinerja keuangan tersebut semakin baik.

Hal ini berdampak pada kenaikan harga saham perusahaan tersebut di bursa efek. Dengan tingginya harga tersebut maka keuntungan investasi saham juga akan semakin meningkat dan menurunkan rasio saham.

Kondisi ratio keuangan yang baik, nantinya akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan perusahaan dan juga akan berpengaruh terhadap harga saham, maka dalam penelitian ini akan dikaji ulang sehingga apa yang menjadi hasil penelitian akan memperkuat teori yang ada.

Pembangunan yang cukup meningkat menandakan adanya pertumbuhan ekonomi yang lebih maju kedepannya. Dan beberapa persen ditunjang oleh sektor property dan real estate.

METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat analisis deskriptif. Sukmadinata (2009:18), menyatakan bahwa penelitian deskriptif bertujuan mendefinisikan suatu keadaan atau fenomena secara apa adanya.
Adapun masalah yang yang dapat diteliti oleh penelitian deskriptif kualitatif ini mengacu pada studi kuantitatif, studi komparatif (perbandingan), dan juga studi korelasional (hubungan) antara satu unsur dengan unsur lainnya.

Penelitian ini dilakukan di PT Bekasi Asri Pemula, Tbk. berpusat di Jl. Arjuna no. 1 Tanjung Duren Selatan, Gedung Tomang Tol fl.2, Jakarta Barat 11470, Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa laporan keuangan selama 4 tahun terakhir (2014 – 2017) pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

HASIL DAN PEMBAHASAN

Return On Equity (ROE) Pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk
Berikut peneliti menyajikan jumlah Return On Equity (ROE) pertahun yang terdapat pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk dari tahun 2014 – 2017.

Sumber : Laporan Keuangan PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk
Dari tabel diatas dapat dilihat perkembangan Return On Equity (ROE) pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk.
Sebagai berikut :
Tabel 4.2

Perkembangan Return On Equity (ROE)

PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk Tahun ROE Selisih
2014 7,08 –
2015 1,19 (5,89)
2016 1,55 (0,36)
2017 11,00 9,45
Sumber : Laporan Keuangan PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk

Berdasarkan tabel perekembangan Return On Equity (ROE) diatas selama 4 (empat) tahun yaitu dari 2014 – 2017 adalah sebesar 20,82 kali.
Tabel 4.2 menunjukkan Return On Equity (ROE) dari PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk selama periode 2014 – 2017. Pada tahun 2014 Return On Equity (ROE) di PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk sebesar 7,08 kali dan kemudian mengalami penurunan pada tahun kedua yaitu tahun 2015 sebesar 1,19 kali. Hal ini dikarenakan Earning Ater Tax (EAT) pada tahun 2015 mengalami penurunan sebesar Rp. 5,842. Persaingan menyebabkan dampak yang merugikan pada bangsa pasar. Dan pada tahun 2016 kembali mengalami kenaikan yaitu 1,55 kali.

Hal ini dikarenakan EAT yang mengalami kenaikan sebesar Rp. 454.

Kemudian pada tahun 2017 kembali mengalami peningkatan sebesar 11,00 kali dikarena kan Earning After Tax yang juga meningkat yaitu Rp. 11,553 peningkatan yang besar ini terjadi dikarenakan sudah mulai berkembangnya kegiatan dari perusahaan dalam bidang pembangunan yang mulai merambah semua segi baik gedung, rumah – rumah, jembatan dan pekerjaan lainnya sehingga menunjang laba perusahaan.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Return On Equity (ROE) berperan dalam menentukan kelancaran kegiatan perusahaan, maka harus direncanakan dan diawasi setiap pelaksanaannya dengan baik.

Harga Saham Pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk

Harga saham merupakan harga penutupan pasar saham selama periode pengamatan untuk tiap-tiap jenis saham yang dijadikan sampel dan pergerakannya senantiasa diamati oleh para investor.

Salah satu konsep dasar dalam manajemen keuangan adalah bahwa tujuan yang ingin dicapai manajemen keuangan adalah memaksimalisasi nilai perusahaan. Bagi perusahaan yang telah go public, tujuan tersebut dapat dicapai dengan cara memaksimalisasi nilai pasar harga saham yang bersangkutan.

Dengan demikian pengambilan keputusan selalu didasarkan pada pertimbangan terhadap maksimalisasi kekayaan para pemegang saham.
Berikut ini penulis sajikanjumlah harga saham per tahun yang terdapat pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk dari tahun 2014 –2017.

Sumber : Laporan Keuangan PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa harga saham pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk dari tahun ketahun mengalami penurunan dan peningkatan selama 4 (empat) tahun adalah sebesar Rp. 115,806.

Analisis Return On Equity (ROE) Terhadap Harga Saham Pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk
Analisis Regresi SederhanaAdapun perhitungan untuk Variabel X dan Variabel Y, adalah dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.5 Variabel X dan Y

Sumber : Laporan Keuangan PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk

Keterangan :
N = 4
ΣX = 0,08075
ΣY = 115,806
ΣXY = 12,710.1428
ΣX² = 0,0174945
ΣY² = 13,289,017,000

Dari data – data yang ada pada tabel diatas, kemudian dihitung untuk menghasilkan rumus regresi. Dalam rumus regresi tersebut, peneliti mencari koefisien – koefisien a dan b.
Berdasarkan perhitungan menggunakan analisis regresi sederhana, diperoleh nilai a = 15,752.67 dan nilai b = 653,812.04 maka dapat diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :
Y = a + bX
Y = 15,752.67 + (653,812.04)X
Nilai konstanta dari persamaan regresi ini adalah positif. Hal ini menunjukan bahwa variabel dependent Y akan bertambah secara konstan jika variabel X bernilai nol. Sedangkan nilai a sebesar 15,752.67 menunjukan bahwa apabila variabel X (Return On Equity) diabaikan maka harga saham akan bernilai a 15,752.67 dari b sebesar 653,812.04 menunjukan bahwa setiap peningkatan variabel Return On Equity (ROE) sebesar 1 satuan akan diikuti oleh kenaikan harga saham sebesar 2,40935758%.

Analisis Koefisien Korelasi

Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan dua variabel, yaitu antara variabel independen dan variabel dependen. Adapun koefisien korelasi, teknik korelasi ini digunakan untuk mencari hubungan dan membuktikan hipotesis hubungan dua variabel bila kedua variabel terbentuk interval atau rasio dan sumber data dari dua variabel atau lebih adalah sama. Rumus yang digunakan adalah rumus koefisien korelasi (r)

Dengan demikian korelasi yang didapat sebesar 0,82. Nilai korelasi tersebut bila mengacu pada intrepretasi nilai korelasi menunjukan hubungan yang sangat kuat (0,80 – 1,000) antara X dengan Y, jadi Return On Equity (ROE) dengan harga saham memiliki hubungan yang sangat kuat berdasarkan data pengamatan tahun 2014 – 2017.
Dan nilai korelasi adalah positif yang artinya berbanding lurus, apabila Return On Equity (ROE) meningkat harga saham juga akan mengalami peningkatan.

Analisis Koefisien Determinasi Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar presentase Return On Equity (ROE) dan dampaknya terhadap harga saham pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk.
Dari nilai korelasi dapat diperoleh nilai Return On Equity (ROE)dan dampaknya terhadap harga saham. Perhitungannya dengan menggunakan rumus koefisien determinasi sebagai berikut
Kd = X 100%
Sumber : Jonathan Sarwono (2005- 481)
Keterangan :
Kd = Koefisien penentu atau koefisien determinasi
= Koefisien Korelasi
Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
Kd = X 100%
= 0,82² x 100%
= 0,6724 x 100%
= 67,24%

Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi diperoleh nilai Kd sebesar 67,24%. Angka tersebut mempunyai arti bahwa sebesar 67,24% harga saham dipengaruhi oleh Return On Equity (ROE) sedangkan 32,76% dipengaruhi oleh faktor – faktor lainnya yang tidak diteliti.

Analisis Uji t

Pengujian hipotesis untuk menentukan apakah suatu dugaan hipotesis sebaiknya diterima atau ditolak, maka perlu dilakukan pengujian melalui uji t, menggunakan rumus sebagai berikut :
t =
Keterangan :
t = angka t hasil penelitian
r = koefisien korelasi pearson
n = jumlah sampel berikut ini adalah perhitungan dari data yang ada :
t = 0,82 √4-2
√ 1 – (0,82)² = 0,82 √
√ 1 – 0,6724 = 1,16
0,57 = 2,03508772
Hasil perhitungan ini memperlihatkan secara teori T hitung < T tabel (2,03 > 4,30) maka Ho diterima dan Ha ditolak. Ini Berarti tidak terdapat pengaruh antara Return On Equity (X) terhadap Harga Saham (Y) pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk.
Dikarenakan kondisi keuangan yang sedang mengalami fluktuatif dan kinerja manajemen yang kurang maksimal.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pembahasan dan penelitian pada PT. Bekasi Asri Pemula, Tbk. Serta berdasarkan data yang diperoleh selama empat periode yaitu dari 2014 – 2017, penulis mencoba mempelajari seberapa besar pengaruh return on equity terhadap harga saham, yang dijelaskan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat menarik kesimpulan return on equity memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Hasil ini dapat dilihat pada analisis korelasi (r) sebesar 0,82 yang berarti bahwa hubungannya sangat kuat. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa return on equity memiliki pengaruh terhadap harga saham sebesar 67,24% dan 32,76% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Nilai konstanta dari persamaan regresi ini adalah positif. Hal ini menunjukan bahwa variabel dependent Y akan bertambah secara konstan jika variabel X bernilai nol.

Sedangkan nilai a sebesar 15,752.67 menunjukan bahwa apabila variabel X (Return On Equity) diabaikan maka harga saham akan bernilai a 15,752.67 dari b sebesar 653,812.04 menunjukan bahwa setiap peningkatan variabel Return On Equity (ROE) sebesar 1 satuan akan diikuti oleh kenaikan harga saham sebesar 2,40935758%. Sedangkan secara parsial t karena t hitung <t tabel yaitu 2,03 <4,30 maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruhnya dikarenakan kondisi keuangan yang sedang fluktuatif.

 

DAFTAR PUSTAKA

Burhan Bungin, 2011, Metode Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Kencana.

Fahmi, Irham. 2015. Analisis Laporan Keuangan. Cetakan Kelima. Bandung: Alfabeta

Jogiyanto. 2008. Metodologi Penelitian Sistem Informasi.Yogyakarta: Andi Moleong, Lexy J. 2014. Metode Penelitian Kualitatif.Penerbit: Rosda

Sartono. 2009. Manajemen Keuangan:Teori dan Praktek.Yogyakarta: BPFE

Sugiyono. 2009. Memahami Penelitian Kualitatif.Penerbit: Alfabeta

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Penerbit: Alfabet []

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here