Plh. Walikota Bekasi Minta ASN Layani Warga Sesuai Tupoksi 

BEKASI, MediaGaruda.Co.ID  – Plh. Wali Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji memimpin apel gabungan seluruh pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi bertempat di Plaza Pemkot Bekasi Jl. Jend. A. Yani No. 1, Marga Jaya Bekasi Selatan, Selasa (13/3) pagi.

Pada sambutannya Plh. Wali Kota Bekasi menyampaikan bahwa disiplin pegawai ASN harus terus di tingkatkan. Dengan tetap bersemangat untuk meningkatkan kinerja dan termotifasi. Serta tetap solid, walaupun Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dam Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu telah habis masa jabatannya pada 10 Naret 2018 lalu.

“Diharapkan terys semangat kerja dan tidak leha leha dalam melayani masyarakat, diwilayah dan tetap pada tupoksi pada kinerjanya,” tegasnya.

Rayendra Sukarmadji yang menjabat Plh. Walikota pada hari Minggu karena usai masa jabatan kepala daerah, menegaskan bahwa aparatur tetap melaksanakan pekerjaan seperti biasa, apel pagi, absen dan juga menjalani tupoksi yang ada.

“Kita perlu berikan bukti atas kepemimpinan kepala daerah yang telah bertanggung jawab menaikan insentif para aparatur baik PNS maupun tunjangan dari TKK, satu bukti yang telah diperjuangkan oleh beliau, untuk itu semangat bekerja tidak ada yang santai apalagi leha-leha dalam menyelasaikan tugasnya,” ujarnya

Kembali ditegaskan, pada tahun politik ini di Kota Bekasi, tidak usah takut dalam mengambil keputusan, berjalan apa adanya saja, agar tidak ada kesalahan dalam bekerja.

“Saya selaku Plh. Walikota Bekasi, menegaskan tetap memantau lingkup kerja yang ada, dan sampai datang nya Pj. Wali Kota Bekasi dari Provinsi Jawa Barat dan saya kembali sebagai Sekeretaris Daerah yang tetap mengawasi jalannya Pemerintahan” tuturnya. (Humas/MG 06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Ayo Komentar

Artikel Lainnya :

  1. Wali Kota Cilegon, Suap untuk Izin Pembangunan Transmart
  2. Gubernur Serahkan DIPA dan Dana Transfer ke Daerah serta Dana Desa Tahun 2018
  3. Kapolri : Rencana Arahkan Masa 212 ke Gedung DPR RI Gagal Total
  4. Koperasi dan UKM Dongkrak PDB Nasional
  5. Medsos yang Dipakai Kampanye Wajib Didaftarkan ke KPU
<