Kolam Renang Tirta Indah Ok Tapi Sampahnya Juga Ok

MAJALENGKA,MediaGaruda.Co.Id – Perhatian pengelola Kolam Renang Tirta Indah salah satu kolam renang terbesar di Kab Majalengka pada kebersihan lingkungannya sangat minim. Apa lagi pada musim liburan tahun baru kemari, sampah bekas para pengunjung tampak beserakan di mana-mana di sekeliling kolam renang yang terletak di Jl. Raya Kramat Rajagaluh Desa Ujung Berung, Kec Sindangwangi tersebut.

Kondisi itu tentu sangat ironis dengan predikat TI sebagai obyek wisata renang terlengkap dan terbesar di Kab Majalengka. Karena dengan dikotori sampah membuat pemandangan TI menjadi terganggu.

“Sampah-sampah ini karena mungkin saking banyaknya pengunjung yang datang, tapi itu bukan alasan untuk dibersihkan. Apalagi kan pasti ada tenaga kebersihannya. Tidak seperti sekarang, malah sampah tampak di mana-mana,” ujar Mulyadi, seorang pengunjung Kolam Renang TI asal Kec Depok Kab Cirebon, Rabu (03/01).

Masih terkait banyaknya sampah di kolam renang tersebut, juga dikeluhkan pengunjung lain, Ny Yanti dari Kec Sukahaji Kab Majalengka. Menurutnya, kolam renang TI cukup luas dan lumayan lengkap fasilitasnya, namun munculnya sampah-sampah yang berserakan membuat Ia dan keluarganya tidak nyaman berlama-lama di sana.

“Saya kira TI ini bagus karena cukup lengkap, sehingga cocok untuk membawa anak-anak berenang di sini. Tapi setelah melihat banyak sampah, saya tak bisa betah berlama-lama dan akhirnya memutuskan pulang lebih cepat,” katanya.

Sementara itu, terkait sampah yang berserakan dilingkungan kolam renang TI disampaikan Lika pekerja TI Bagian Informasi didampingi Firman pekerja bagian tiket. Mereka berdalih selama ini untuk kebersihan lingkungan sudah ada bagian kebersihan yang memungut sampah.

“Pekerja bagian kebersihan yang biasa memungut dan mengangkut sampah mungkin masih keliling dilokasi lain. Lokasi TI kan luas jadi sampah-sampah itu berserakan,” kilahnya.

Menurut pekerja lainnya, Karsa (60) mengaku sebenarnya hanya pekerja bangunan namun setiap hari tertentu disaat TI ramai pengunjung pihaknya dipekerjakan sebagai tugas kebersihan.

“Saya di TI kerja bangunan tapi berhubung pengunjung ramai saya dipekerjakan jadi petugas kebersihan memungut dan mengangkut sampah. Saya dari pagi mulai bekerja sampai sekarang menjelang sore belum istirahat bahkan kerja saya sampai lembur malam. Pekerja kebersihan sedikit cuma 5 kadang 6 orang untuk memungut sampah di area yang luas dan pengunjung yang banyak ini,” ucapnya. ( MG 07 ).

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Artikel Lainnya :

  1. Djan : Pengusiran Djarot Tunjukan Tindakan Radikalisme
  2. Polisi Analisa CCTV Soal Pembacokan Pakar IT ITB
  3. Jokowi : ‘Urusan Pungli, Yang Kecil pun Akan Saya Urus’
  4. Presiden Jokowi Bagikan 1.500 Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Tasikmalaya
  5. Masyarakat Ecovillage Kian Meluas
<