Lestarikan Cagar Budaya, Kemenko PMK Anggap Potensi Besar Bagi Dunia Wisata

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) berkomitmen untuk memajukan kebudayaan nasional agar bermanfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Khususnya terkait cagar budaya Indonesia yang memiliki potensi besar bagi dunia pariwisata.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa hebat. Keragaman masyarakat, budaya dan situs-situs bersejarah merupakan modal besar untuk mendatangkan jutaan wisatawan untuk berkunjung,” ucap Asisten Deputi (Asdep) Warisan Budaya Kemenko PMK, Pamuji Lestari di Kantornya.

Banyak potensi cagar budaya yang ada di Indonesia, selama ini dirasa belum berdampak positif bagi masyarakat. Seharusnya, kata Pamuji, cagar budaya di masing-masing daerah bisa menjadi tempat edukasi, wisata hingga berdampak pada perekonomian masyarakat. “Cagar budaya memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan, dan kesejahteraan,” tegasnya lagi.

Pamuji mengambil contoh cagar budaya di Yogyakarta yang dirasa mempunyai andil cukup besar dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama bagi masyarakat/komunitas di sekitar kawasan daerah tujuan wisata. “Di samping itu pariwisata dapat menjadi wahana bagi masyarakat untuk meningkatkan rasa cinta tanah air, menjaga kelestarian lingkungan, menjaga nilai-nilai tradisi dan sosial budaya, serta dapat dijadikan wahana untuk mengatasi pengangguran dan penanggulangan kemiskinan,” katanya.

Lebih lanjut, Pamuji menjelaskan bahwa dalam mengembangkan cagar budaya memang banyak tantangannya. Contohnya, cagar budaya yang terkena langsung oleh hujan dan sinar matahari sangat rentan mengalami kerusakan dan pelapukan. Belum lagi kerusakan yang disebabkan oleh manusianya.

Karena itu, ia menganggap bahwa untuk menjaminkan keberlanjutan cagar budaya, maka ia harus dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan serta pembinaan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional untuk sebesar-besarnya bermanfaat bagi kemakmuran rakyat.

“Kita memerlukan upaya bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan sejarah,” tambah Pamuji. Kemenko PMK dalam hal ini telah melakukan langkah koordinasi dengan K/L terkait.

Bagi Pamuji, pelestarian cagar budaya itu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat sipil dan semuanya mempunyai peran yang sama.

“Untuk lebih mengoptimalkan upaya pelestarian cagar budaya, maka koordinasi antar seluruh pemangku kepentingan harus terus ditingkatkan. Seiring dengan itu, maka seluruh program kegiatan pelestarian cagar budaya harus direncanakan secara sistematis, terpadu, terintegrasi, dan berkesinambungan, serta berbasis pada pemberdayaan masyarakat,” harap Pamuji lagi.(zam)

 

 

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Artikel Lainnya :

  1. Hanura Akhirnya Resmi Usung Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar
  2. Atasi Ketimpangan, Darmin: Presiden Jokowi Ingin Pertumbuhan Ekonomi Lebih dari 5,3% 
  3. Pasokan Air Akan Digilir Masyarakat Majalengka Dihimbau Untuk Hemat Air Bersih
  4. Seskab : Satu Langkah Ada di Tangga Juara, Kami Meyakini Semangat yang Ada
  5. Nilai Ekspor Jabar Juni 2017 Turun 20,28 Persen
<