Kemenko PMK: Soal Padat Karya, Pemerintah Tetapkan Lokasi Desa Sasaran

JAKARTA, MediaGaruda.Co.Id – Sebagai upaya untuk meningkatkan penghasilan masyarakat dan mendorong kesejahteraan desa, jajaran Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudyaan (Kemenko PMK) terus melakukan Optimalisasi Anggaran Pembangunan Desa untuk Padat Karya melalui penentuan lokasi desa sasaran.

“Untuk Optimalisasi Anggaran Pembangunan Desa, maka pengumpulan data lokus desa padat karya harus benar-benar akurat,” ucap Asisten Deputi (Asdep) bidang Pemberdayaan Desa, Herbert Siagian di Kantor Kemenko PMK.

Sebelumnya, Kemenko PMK mencatat salah satu ketentuan lokasi desa sasaran adalah desa dengan tingkat stunting yang tinggi. Pemerintah, kata Hebert, telah memilih 10 desa prioritas di 100 kabupaten/ kota prioritas penanganan kemiskinan dan stunting.

Lebih lanjut, Herbert menjelaskan, metodologi yang digunakan dalam memilih 100 kabupaten/ kota prioritas dengan memakai indikator: melihat jumlah balita stunting yang bersumber dari Riset Kesehatan Dasar 2013; Prevalensi stunting presentase jumlah balita pendek dan sangat pendek.

Kemenko PMK dalam hal ini telah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait, khususnya dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa,Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

Asdep itu juga mengharapkan, data program kegiatan dan anggaran Kementerian dan Lembaha di 100 Kabupaten/Kota atau 1000 desa percontohan padat karya itu, bisa di perbaharui pada tanggal 6 Desember 2017, dan launching dijadwalkan pada tanggal 12 Desember 2017.

“Diharapkan dalam minggu ini Kementerian maupun Lembaga dapat menyampaikan data serta informasi kegiatan yang beririsan dengan lokasi 100 Kab/Kota atau 1000 desa maupun kegiatan diluar 100 kab/Kota atau 1000 Desa juga dapat segera disampaikan,” ujarnya. Ia juga berharap, program padat karya bisa diwujudkan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan program tersebutbisa berjalan dengan ketentuan-ketentuan yang sudah berlaku.(zam)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Artikel Lainnya :

  1. Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Jakarta Gunakan Hak pilih
  2. Akibat Drone Terbang di Langit Bandara Dubai, Penerbangan Jadi Terganggu
  3. 1252 Peserta Ikuti Musabaqoh Qiraatil Kutub Tingkat Jabar
  4. Setahun Melenggang sebagai Tersangka, Kadisdik Jabar Akhirnya Ditahan Kejari Bandung
  5. Rizieq Shihab Batal Pulang ke Indonesia
<