Akom Berikan Hadiah Hand Phone Kepada Warga Yang Hafal Teks Pancasila

KARAWANG, MediaGaruda.ci.id – Ratusan warga mendatamgi desa Gempol Kolot, kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang untuk bertemu anggota DPR RI Komisi IX dari Partai Golongan Karya (Golkar) H.Ade Komarudin (Akom) atau yang biasa dipanggil Kang Akom oleh warga Karawang untuk memberikan sosialisasi keluarga berencana (KB) yabg diselenggarakan kantor BKKBN Pusat Jakarta.

Pada kali ini Kang Akom memberikan hadian hand phone Samsung J-3 jenis terbaru kepada warga desa Gempol Kolot, Banyusari, yang hafal teks Pancasila.

Walaupun hadiah hand phone itu diserahkan kepada warga yang berhak menerimanya oleh pejabat BKKBN Provinsi Jawa Barat, karena Kang Akom tidak bisa mengikuti acara tersebut hingga tuntas dan harus segera kembali ke Jakarta.

Tetapi kedatangan Kang Akom ke desa Gempol Kolot, Banyusari sore ini cukup mengobati rasa kangen warga setempat terhadap wakil rakyat yang putra Sunda asli ini dan pernah menduduki kursi ketua DPR RI itu.

Kedatangan Kang Akom ke desa Gempol Kolot sebagai desa paling ujung timur Kabupaten Karawang yang berbatasan dengan desa wilayah Kabupaten Subang itu.

Bersama BKKBN Pusat untuk menyelengarakan Sosialisasi KIE Bersama Mitra Kerja 2017, dengan thema : Penguatan Program KKBPK Melalui Kegiatan KIE Kreatif Bersama Mitra Kerja,” yang dilaksanakan di desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Selasa (28/11) sore.

Kepala Bidang Admin DPPKB Kabupaten Karawang Slamet Mulyana menjelaskan, dalam waktu dekat para buruh dan pelajar sekolah lanjutan atas (SLTA) di Kabupaten Karawang akan mendapatkan program khusus dan sosialisasi KB. Para buruh yang berusia subur dan bekerja pada di industri Karawang yang setiap hari sibuk bekerja. Nantinya akan mendapatkan pelayanan KB secara khusus diperusahaan masing-masing yang disebut ‘Duta KB’.

Pelayanan KB itu dilaksanakan di Poliklinik masing-masing perusahaan. Pada program awal program ‘Dua KB’ sudah ada delapan perusahaan besar, dengan jumlah pekerjanya antara 2500 orang, sampai 7500 orang, pada saat ini sudah mendaftarkan diri dan siap menjadi mitra DPPKB Kabupaten Karawang.

“Program ‘Duta KB’ itu sangat penting, karena berdasarkan data yang ada di DPPKB Karawang, setiap tahun jumlah penduduk migrasi dari luar Karawang, yang masuk ke Karawang setahunnya sekitar 500.000 orang. Dan semua pendatang baru itu berusia subur, yaitu berumur 20 tahun sampai 35 tahun,”Ungkap Slamet Mulyana.

Sedangkan program sosialisasi KB kepada para pelajar SLTA di Karawang itu dinamakan ‘Sekolah Siaga Kependudukan’. Dimana
“Nantinya para pelajar SLTA di Karawang akan mendapatkan Sosialisasi KB di sekolah masing-masing, tujuannya agar para pelajar memiliki pengetahuan awal tentang KB, tentu sosialisasinya dikemas sedemikian rupa, sesuai usia para pelajar SLTA,”kata Slamet.

Kabid KB dari BKKBN Provinsi Jawa Barat Drs.Yudhi pada kesempatan itu menjelaskan delapan fungsi keluarga.

Tampak hadir Drs.Juhro Kasie KB DPP KB Kabupaten Karawang,Kepala Desa Gempol Kolot Sunardi, Babinsa Serma Rosidiana dan Bhimaspol Aiptu Agus Mulyana. (MG/06)

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Artikel Lainnya :

  1. Malam ini, Gubernur Aher Umumkan UMK 2017 di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat
  2. Survei SMRC : Tingkat Kepercayaan Terhadap Partai Politik Pada Posisi Terakhir
  3. Presiden Jokowi Minta RUU Masyarakat Adat Segera dirampungkan
  4. Politikus PKS Mobil Goyang Dengan Siswi SMA
  5. Kapal Karam Bersejarah Hilang, 2 Negara Protes ke Menteri Susi
<