Beredar Pesan Berantai dari Kader Partai Amanat Nasional Jabar

Wakil Sekjen PAN: “Kita apresiasi, dan menyarankan Ketua DPW (Edy Darnadi) untuk lebih menyalurkan semangat para kader”

MediaGaruda.Co.Id– Para kader Partai Amanat Nasional (PAN) belakangan ini menganggap DPW PAN Jawa Barat kendor dalam menjalankan roda organisasi. Bahkan beberapa kader mengungkapan kekecewaannya di media sosial, termasuk pesan berantai.

Isi pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp/ Mediagaruda.Co.Id

Isi pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp/ Mediagaruda.Co.Id

Tulisan salah satu kader yang mengungkapkan ke kecewaan melalui medsos Facebook/ Mediagaruda.Co.Id

Tulisan salah satu kader yang mengungkapkan ke kecewaan melalui medsos Facebook/ Mediagaruda.Co.Id

Seperti ditulis pemilik akun facebook, Roy Kamarullah asal Kota Bekasi, Jawa Barat. Pada 26 Agustus, pukul 18:12 WIB, ia menulis status bernada kekecewaan terhadap buruknya kepengurusan DPW PAN Jabar.

“PERIODE YG BURUK DPW PAN JABAR.

Akibat pengelolaan partai yg buruk DPW Jabar pilih jalan pintas
transaksional!! Stelah raihan Pileg 2014 turun dari 5 jadi 4 kursi, Pilkada
brsama 2015 DPW Jabar gagal rekom kader jadi kepala daerah, Pilkada 2017
PAN di Jabar trancam gagal usung kadernya di daerah. DPD Cimahi 3 kursi
dukung Ibu Atty/ petahana PPP, isunya Pan dapat 150 jt per kursi. DPD Kab
Bekasi 5 kursi dukung Neneng/petahana Golkar dgn mahar 450 jt, pdhal ada
kader Pan yg maju. DPD Tasik 5 Kursi kasak kusuk usung calon non kader dgn
imbalan x rupiah/ kursi. Benar2 kado yg indah bwt HUT PAN ke-18. Hal ini
terjadi akibat
1.pimpinan yg tdk fokus urusi partai,
2.tak ada program krja yg jelas,
3.koordinasi yg buntu pimpinan dgn pengurus,
4.pendanaan yg tdk transfaran,
5.maping politik yg tdk jalan & krng serius.

Apa akan terus didiamkan?! Sgera DPP brsikap atau tunggu aja suara partai
terjun bebas…
Hidup PAN !!!” demikian tulis Roy.

Status itupun langsung mengundang beragam komentar yang kebanyakan bernada
kecewa terhadap kepengurusan DPW PAN Jabar. Seperti ditulis pemilik akun
Muhammad Iqbal Huseini.

“Waduh kalo begini mah.bisa tinggal papan nama dah. Musda Ulang itu kudu
ade lah.” komentar Iqbal pada 27 Agustus pukul 1:15.

Demikian pula pemilik akun Khairul Sinaga yang mendesak jangan sampai
kondisi kevakuman organisasi DPW PAN Jabar berlarut-larut.

“Kalau menurut sy jangan kita tunggu pembuktiannya, sebelum hancur kita
kudu nyelamatin partai ini, kalau hancur kita juga ikut malu, kita
bangkitkan semangat juang kita, kalau menurut buku tatang sutarman MARI
BUNG REBUT KEMBALI.” tulis Khairul Sinaga pada 28 Agustus pukul 10:50.

Ungkapan kekesalan terhadap pimpinan DPW PAN Jabar juga beredar melalui
pesan berantai.

“Ganti pimpinan DPW PAN JBR adalah harga mati jika ingin PAN bersinar lagi
di Jawa Barat!!! selama ini roda organisasi tdk brjalan, trbukti dngn
intensitas rapat yg minim & kputusan organisasi atas dasar like & dislike
bbrapa pimpinan saja, program nihil, komukasi intrnal external mandeg,
gagasan politik sosial nol besar, hendaknya realitas ini menjadi alasan
kuat bagi DPP PAN utk mengambil sikap jika ingin JABAR menjadi basis suara
di pemilu mendatang!!! PAN adlh jiwa kami!! kami tak rela jika PAN dibuat
mandul seperti!!!

Kader Siap !!!
Kab.Bekasi Siaga.!!!

MUSWILUB dan MUSDA ULANG menjadi hal yg WAJIB demi menjaga MARWAH PARTAI.,”
demikian pesan singkat yang diterima MediaGaruda.Co.Id, Rabu (7/9)  WIB.

Menanggapi persoalan itu, Wakil Sekjen DPP PAN, Siswanda Harso Sumarto
menegaskan, pihaknya secara khusus akan mengintensifkan komunikasi
khususnya dengan Ketua DPW PAN Jabar Edy Darnadi. Sampai sejauh ini DPP
masih menganggap DPW lebih paham mengenai aspirasi para kader PAN di Jawa
Barat.

“Kami, DPP akan menyarankan Ketua DPW (Edy Darnadi) untuk lebih menyalurkan
semangat para kader,” tegas Siswanda, saat dihubungi,

Penulis : Abdilah Kurniawan

Editor : Redaksi

Media Garuda | Tajam, Inspiratif & Terpercaya

Add Friend

Artikel Lainnya :

  1. Kosta Rika Akan Buka Kedutaan Besarnya di Jakarta
  2. Kementrian PUPR Dan ITB Selenggarakan Kompetisi Konstruksi Ramping
  3. Jadi Calon Panglima TNI, Presiden Jokowi Yakin Hadi Tjahjanto Bisa Bawa TNI Lebih Profesional
  4. Wiranto Sampaikan 5 Frasa Selesaikan Dugaan Pelanggaran HAM Peristiwa 1965
  5. Staf Ahli Menkominfo: Banyak Yang Ingin Indonesia Jadi Negara Gagal
<